Konsep Hukum di Indonesia

Gw setuju dengan artikel ini.

Hukum di Indonesia memang mengasumsikan bahwa tiap manusia Indonesia adalah biadap dan berperikebinatangan. Karena itulah hukum di Indonesia diciptakan untuk menghukum. Asumsinya, kita ini semacam anjing yang kalo dipukuli berkali-kali menjadi jinak dan patuh dengan majikannya.

Kl mau lihat contohnya, silahkan baca UU tentang perpajakan di Indonesia. Dari cara berbahasa, UU tersebut seolah-olah memandang bahwa kita semua adalah maling pencuri duit negara, bahwa kita tidak akan bayar pajak kecuali kl kita masuk ke penjara, bahwa kalo ada kesempatan sedikit pun kita akan mengemplang pajak, dsb.

Padahal, alasan utama orang tidak bayar pajak adalah mekanisme perpajakan Indonesia yang tidak pernah jelas, tata cara pembayarannya dipersulit, uang pajak yang dibelanjakan negara juga tidak jelas ujungnya kemana..

Mestinya hukum itu diciptakan dengan konsep “semua manusia itu (pada dasarnya) baik”. Hukum diciptakan untuk memperjelas “kebaikan” yang mana yang dapat diterima di society. Menolong orang miskin adalah baik, tapi mencuri dari orang kaya untuk diberikan orang miskin jelas bukan kebaikan yang dapat diterima masyarakat. Mendukung calon gubernur juga baik, tapi jika ditambahi dengan huru-hara, berantem, lempar batu, dsb..itu jelas tidak diterima di masyarakat.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s


  • Recent Posts

  • Archives

  • Categories


%d bloggers like this: