Type of My Girl

Nothing describes better than this email.
—————————————————-
Dear NN,

Astagaaaa……saya sampai bengong barusan melihat pilihan NN, kenapa NN memilih 2 anak ini sebagai anak2 asuh NN, apa sudah kenal ?

Mereka merupakan kakak beradik & kebetulan waktu saya nyepi ke Kalikuning kemarin ini dengan D & RM, ditengah acara 17 Agustusan, tiba2 saya teringat 1 organ di biara Pakem yang mungkin tidak ada yang memakai & spontan saya tergerak untuk memberi kursus kilat bagi yang berminat untuk belajar organ supaya bisa mengringi suara2 malaikat suster2 PPYK & setelah saya umumkan, lha koq malah Cynthia yang datang pada saya, padahal, jujur sebenarnya saya mengharap untuk mengajar salah satu suster.

Cynthia adalah anak yang manis & bersemangat tinggi, setelah ayahnya kena stroke 4 tahun lalu, mereka yang dulunya agak lumayan jadi habis2an untuk biaya berobat ayah ini dimana menurut Sr, dulunya ayah ini agak psikopat, sering sekali memukul istri, yahhh…kasihan sekali istrinya, dikala punya harta, harus menerima siksaan suami, sesudah suami ini stroke dimana otomatis tidak bisa lagi memukul, harta mereka ikut habis juga hingga mereka saat ini sekeluarga kontrak 1 ruangan kecil untuk tempat tinggal mereka dengan 3 anak & untuk memenuhi kebutuhan sehari2, si ibu bekerja di salah satu panti dengan penghasilan sebesar Rp 480.000,- tiap bulan, bisa untuk apa ?

Tapi kesulitan itu tidak terlihat pada wajah Cynthia yang tetap ceria & cerita bahwa dia sudah diterima bekerja untuk menjaga 1 orang tua dengan bayaran Rp 500.000,- sebulan yang akan dia lakukan setiap pulang sekolah, Cynthia juga berbakat menulis, beberapa tulisannya sudah dimuat di majalah & saat ini dia sedang menyelesaikan sebuah novel, semoga saja novel itu laku & menambah penghasilan mereka.

Sayang akhirnya kita tidak ada waktu untuk mengajar Cynthia main organ selain kepala saya sakit sekali waktu itu. Kenapa saya salut & terharu dengan Cynthia ? karena hanya dia yang saya lihat masih ceria & tetap semangat sedangkan 2 adik apalagi ibunya terlihat seperti putus asa & menangis terus.

Kemarin ini Sr telpon cerita bahwa ibunya Cynthia datang & dengan menangis menanyakan kabar pengajuannya untuk bea siswa 2 anaknya ini & dijawab Sr Shanty bahwa semua tergantung pada kel XXX, ibu berdoa saja supaya permohonan ini dikabulkan dan mungkin berkat doa seorang ibu yang sudah lama menderita, ternyata 2 anaknya yang terpilih pertama kali dari 29 anak yang diajukan suster PPYK, yahhh…..kuat kuasa sebuah doa,
terima kasih sekali lagi ya NN

Salam kasih,
————————————————————

I never knew her, never met her, never seen her. But somehow, I know that’s my girl type.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s


  • Recent Posts

  • Archives

  • Categories


%d bloggers like this: