Memerintah Para Cecunguk, Menjinakkan Anarki, Menegakkan Disiplin

Pernahkah terbayang oleh Anda, jika Anda ditunjuk untuk memimpin divisi neraka ? Para penghuni divisi neraka adalah para bedebah biang kerok perusahaan. Mereka bersatu-padu untuk mengenyahkan setiap usaha managemen atas yang berusaha mengubah divisi mereka. Jika perlu, mereka tak ragu-ragu mengadakan permogokan massal, menutup pabrik, mengundang DPRD, dan demo di jalan-jalan menuntut Anda dipecat.

Para manager sebelum Anda telah menyerah, entah mengundurkan diri ataupun minta dipindahkan ke divisi lain. Sekarang giliran Anda memimpin divisi ini.

Apa yang Anda akan lakukan ?

Para Cecunguk yang Berkuasa

Masih ingatkah Anda akan kasus Dirut PDAM Surabaya yang terpaksa mundur karena karyawan PDAM menolak bekerja di bawah pimpinannya ? Padahal Dirut PDAM tersebut adalah profesional berpengalaman, mempunyai visi, misi, dan strategi yang jelas, yang mampu mengubah wajah PDAM Surabaya menjadi perusahaan daerah yang profesional.

Para cecunguk ini jelas-jelas sangat berkuasa, jauh dari bayangan para manager baru yang memimpin divisi tersebut. Mereka mempunyai jaringan ke bos-bos Anda, mungkin malah lebih baik daripada hubungan Anda dengan bos Anda. Mereka mengerti permainan perusahaan, karena itu mereka mampu menguasai posisi kunci yang sangat sulit digeser, bahkan oleh dirut sekalipun. Yang lebih parah daripada itu semua, mereka kini berkumpul di divisi Anda, membuat jaringan setan yang siap menghabisi semua manager berpengalaman, termasuk Anda.

Pendekatan yang Salah dan Pendekatan yang Benar

Pendekatan yang salah, yang umum dilakukan oleh tiap manager, adalah mendekati salah satu anggota cecunguk tersebut yang mau menerima Anda. Harapannya, tentu saja mengusahakan perubahan secara perlahan-lahan melalui cecunguk yang mau menerima Anda.

Anda salah besar jika mengharapkan hal ini benar-benar bisa terjadi. Kenyataannya, saya bisa jamin bahwa orang yang Anda dekati tersebut adalah pecundang lemah dari kumpulan para cecunguk ini. Dengan demikian, saya yakin usaha Anda akan sia-sia.

Pendekatan yang benar adalah memecah jaringan setan para cecunguk tersebut. Tujuannya antara lain adalah menggembosi kekuasaan bos cecunguk (fakta : selalu ada cecunguk yang dituakan dalam divisi tersebut) dan membuat para cecunguk tersebut tidak mempercayai satu sama lain, kecuali pada Anda. Dengan demikian, perlahan-lahan Anda menjadi penguasa divisi cecunguk tersebut.

Jika Anda berpendapat bahwa Anda bisa menjadi penguasa cecunguk tersebut dengan mendekati bos cecunguk, saya rasa Anda harus berpikir dua kali. Pertama, bos para cecunguk tersebut belum tentu akan tunduk kepada Anda, kecuali Anda punya kharisma atau sesuatu yang dapat Anda barter dengan kekuasaannya. Kedua, saya meragukan jika bos cecunguk tersebut mau memberikan kekuasaannya kepada Anda secara cuma-cuma, apalagi jika dia tahu bahwa Anda akan menyaingi dirinya. Salah-salah Anda bisa menyulut perang dengan para cecunguk ini di awal masa kepemimpinan Anda (bukan ide bagus untuk memulai perang, tanpa dukungan dari beberapa cecunguk-cecunguk ini).

Langkah Menaklukkan Divisi Neraka

Pertama-tama, carilah friksi antara para cecunguk ini. Di setiap organisasi manapun, friksi selalu ada, baik kecil maupun besar. Yang Anda cari adalah friksi yang mampu melibatkan sejumlah besar para cecunguk ini, melawan sejumlah besar para cecunguk lainnya. Jangan terlibat dengan friksi yang hanya terjadi dengan minoritas para cecunguk. Friksi semacam ini tidak berguna untuk diangkat, dan menunjukkan status Anda bahwa Anda lemah.

Kedua, Anda perlu mempertajam friksi ini. Bagilah divisi Anda menjadi grup-grup kecil. Tiap grup berisikan anggota cecunguk yang saling bertentangan. Berilah grup-grup ini tugas yang sama.

Langkah ketiga adalah membuat bahwa para cecunguk ini tak bisa mengandalkan diri mereka. Anda harus membuat mereka bergantung sepenuhnya pada Anda. Untuk itu, gunakan prinsip punishment dan reward untuk tiap tugas yang Anda berikan pada grup-grup tersebut. Berikan punishment dan reward sedemikian rupa, sehingga grup yang kalah merasa bahwa reward mereka direbut oleh grup lain. Biarkan semangat kompetisi dan saling mengalahkan tumbuh di antara grup-grup ini.

Lalu, secara diam-diam, dukung grup-grup tersebut. Biarkan mereka merasa bahwa Anda pribadi hanya mendukung grup tersebut (tapi Anda harus mengatakan hal ini kepada semua grup, secara diam-diam). Di akhir kompetisi, grup-grup tersebut akan saling bermusuhan, tapi mereka semua mengandalkan Anda untuk memenangkan kompetisi ini. Andalah sekarang pemimpin mereka !!

Kadang-kadang, bos para cecunguk ini cukup pintar untuk menyadari permainan Anda. Untuk menyingkirkannya, Anda memerlukan bantuan dari tangan kanan bos cecunguk tersebut. Fakta yang sering terjadi adalah bahwa tangan kanan para bos cecunguk sebenarnya tidak terlalu loyal dengan bos mereka. Mereka umumnya para penjilat, yang ingin dekat dengan pemegang kekuasaan.

Anda bisa menyuap mereka untuk menjadi tangan kanan Anda. Dengan demikian, bos cecunguk tidak lagi mempunyai kekuasaan nyata di hadapan para cecunguk ini.

Langkah Preventif Menghindari Divisi Neraka

Divisi neraka umumnya hadir karena kebijakan manager SDM yang sering membuang orang-orang bermasalah ke divisi buangan. Harapannya, orang-orang bermasalah ini akan segera mengundurkan diri begitu mereka masuk ke divisi buangan. Masalahnya, jika mereka betah, bersatu, dan tidak mengundurkan diri, pihak managemen atas akan berhadapan langsung dengan setan-setan dari neraka managemen.

Saya sarankan pihak managemen SDM tidak menggunakan taktik ini untuk membuang orang-orang bermasalah. Lebih baik mereka dipecat langsung daripada dikumpulkan di satu divisi.

Selain itu, untuk menghindari penguasaan posisi kunci perusahaan oleh orang-orang bermasalah, sebaiknya pihak managemen selalu menyiapkan redundancy. Kurang lebih, siapkanlah dua atau tiga orang yang saling bertentangan/bermusuhan di posisi kunci yang sama di perusahaan. Dengan demikian, Anda tidak perlu repot jika harus mengeluarkan salah satu diantara mereka.


  1. Salut ama artikel ini, meskipun terkesan “devide at impera” buanget ya boss, tp efektif.

  2. Satu biang kerok dah cukup bikin sakit kepala dah..Kl ga “devide at impera” mah bisa mampus gw.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • Recent Posts

  • Archives

  • Categories


%d bloggers like this: